SP Pertamina Medan Desak Pemerintah Putuskan Kontrak Asing di Blok Mahakam

Serikat Pekerja Pertamina Unit Pemasaran (SPP UPMS)-I Medan mendesak pemerintah mengembalikan Blok Mahakam dari pihak asing yang segera habis masa kontraknya dan memutuskan 100 persen pengelolaannya untuk diserahkan kepada Pertamina.
Serikat Pekerja Pertamina menyatakan, setiap wilayah kerja migas yang sebelumnya dikelola oleh pihak asing, maka saat habis jangka waktu kontraknya, harus dikembalikan sepenuhnya pengelolaannya kepada BUMN yang memiliki pengetahuan, keterampilan dan pengalaman yang lebih dari cukup di negerinya sendiri, sebagaimana juga berlaku umum di negara-negara penghasil migas dunia.
Blok Mahakam mulai dieksploitasi pada 1967 selama 30 tahun dan diperpanjang lagi selama 20 tahun hingga 2017 melalui kontrak kerjasama antara pemerintah dengan pihak asing. Selama 50 tahun tersebut tidak ada keuntungan yang didapatkan pemerintah, kecuali kutipan pajak saja
Sejak 57 tahun lalu, Pertamina telah membuktikan eksistensi dan dedikasinya dalam pengelolaan migas sebagai bagian dari upaya menjaga Kedaulatan Energi Nasional. Keberhasilan Pertamina dalam mengelola dan meningkatkan produksi blok migas yang dimilikinya termasuk blok Off-shore North West Java (ONWJ) dan West Madura Off-shore (WMO) yang diambil alih dari pihak asing adalah sebagai bukti bahwa Pertamina memiliki pengetahuan, keterampilan dan pengalaman lebih dari cukup untuk mengelola blok migas manapun di Indonesia termasuk Blok Mahakam.

Add a Comment